The Facebook Effect

facebook
Setelah mencoba trik yang dikasih herwin,Facebook sudah kembali lancar ehehehe.Saya kira hanya saya yang merasakan lemotnya facebook,tapi ternyata hampir seluruh pengguna facebook merasakannya,mereka melampiaskan kekesalannya di blog,twitter atau di situs-situs social media guide macam mashable.

Mereka terlihat sangat kesal,layaknya kehilangan barang berharga.Mereka juga membandingkan jumlah friends mereka.Saya kutip beberapa diantaranya:

EXTREMELY SLOW. I HAVE 1000 FRIENDS AND I ADDED ALOT OF APPLICATIONS ><

Photos usually take AGES to load. Anyone with similar problems….?!

Haven’t been able to even open it … after 5 minutes or so I come back and it’s still not open

Penyebab pasti belum diketahui,karena pihak Facebook sendiri belum mengeluarkan pernyataan apa-apa terkait hal ini.Malahan,teman saya ada yang bilang kalau Facebook lambat gara-gara QuickCount pemilu,dan saya sendiri berpikiran server facebook diserang oleh hacker-hacker Korut dan Cina.Tapi,rumornya server Facebook mengalami kelebihan beban karena makin banyaknya pengguna Facebook yang hampir lebih dari 200 juta pengguna di seluruh dunia.

Tapi,kejadian ini sangat menarik bagi saya,ini membuktikan bahwa Facebook sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari,khususnya masyarakat internet.Saya sendiri sempat jengkel karena hari ini adalah hari ulangsoci network tahun saya,dan pastinya banyak yang mengucapkan melalui Facebook.Akan menjadi penderitaan,jika saya harus membalas ucapan mereka dengan akses facebook yang sangaaat laaaambat. ๐Ÿ˜›

Hal yang menarik lainnya adalah banyaknya ucapan yang diberikan melalui Facebook.Saya mengingat-ingat hmm 1 atau 2 tahun yang lalu,ponsel saya kebanjiran sms saat hari ulang tahun,sedangkan sekarang mengurang drastis loh :).

Hampiiir semua teman saya mengucapkan melalui Facebook.Sadar atau tidak sadar Facebook telah merubah cara kita bersilahturahmi yaa :).Bahkan sekarang,orang yang saya tidak kenal pun ikut mengucapkan “selamat ulang tahun”,sesuatu yang tidak didapat sebelum boomingnya Facebook-mungkin karena lewat ponsel terlalu personal.Bayangkan saat Idul Fitri ?,trend lewat sms perlahan mungkin bisa hilang.

Tapi kita harus tetap ingat bahwa Facebook tetaplah “fasilitas umum” dan kita adalah bagian dari “masyarakat dunia maya” itu sendiri.Apapun yang kita lakukan di Facebook adalah representasi kita di dunia maya,account kita di Facebook merupakan jelmaan diri kita di dunia maya.Jadi,pintar-pintar lah berprilaku di Facebook,dunia maya bukanlah dunia yang tidak mempunyai aturan,beberapa kasus sudah terjadi karena adanya penghinaan atau pencemaran nama baik,di Facebook,apapun yang kita katakan akan menjadi sorotan publik.

Dunia-nya dunia maya,tapi efeknya real

Kemarin saja saya menemukan sebuah video yang dibuat oleh adik kelas saya,berjudul “Sex Abuse”.Dari judulnya saja sudah aneh :P.Di video itu memperlihatkan dia menelanjangi temanya,saya baru click play saja sudah muncul bokong.Saya geleng-geleng kepala saja,sambil memikirkan apa maksud dia mempublish video tersebut di jejaring sosial.Bagaimana jadinya kalau orang tua-nya melihat? (alasan mengapa kebanyakan anak muda tidak ingin orangtuanya membuat account Facebook).Habis itu,saya langsung report aja ke Facebook :).

Saya langsung mengambil kesimpulan bahwa orang Indonesia belum cukup dewasa dalam menggunakan jejaring sosial macam Facebook.Terkait beberapa kasus penghinaan yang terjadi,saya jadi berpikir,lebih baik menghina orang secara dunia real dengan lisan hehehe,daripada di dunia maya yang bisa meninggalkan bukti :P.Ya begitulah,seperti yang saya bilang,Dunia-nya dunia maya tapi efeknya real.

Maju terus masyarakat iT indonesia ! and Happy Bornday to me :).

Iklan

MJ on Facebook

Saya lagi iseng aja main-main ke fan page-nya michael jackson,yang ternyata sudah jadi peringkat nomor satu untuk page dengan fans terbanyak,sebanyak lebih dari 6.500.000 fans.

Yang namanya iseng,saya ngeliat notes tentang pemakaman Mj dan buaanyak sekali yang nge-like.Saya kepikiran buat nge-refresh browser setiap satu menit,ngeliatin pertambahan jumlah yang nge-like.

47,383 like this

47,383 like this

Pertama dimulai dengan 47,383 others like this.

Saya refresh.

bertambah jadi 47,441. ๐Ÿ™‚

next..

47,441 like this

47,441 like this

47,544 like this

47,544 like this

berubah menjadi 47,544.

pertama -> kedua 106 ->kedua->ketiga 58

So,kalau di rata-ratain setiap satu menit ada 80-an orang yang nge-like note tersebut.Setiap detik hampir 2 orang.Dan dalam satu jam minimal akan bertambah 4800 likes.

Dan update sekarang udah 59,278 wekekkee.*2 jam berselang.

Saya ย bisa dibilang telat sih bereaksi tentang kematian MJ,hehehe,kalo orang-orang kan pas hari H udah sibuk nyari lagu MJ sedangkan saya baru hari minggu kemarin,itu juga gara-gara gak sengaja liat video clip “Man in the mirror” di acara tribute to MJ di MTV.

Gokil abis nih lagu”

Maklum,lagu-lagu MJ yang saya tau tuh cuma Heal the world sama You’re not alone :p,langsung deh “Man in the mirror langsung jadi salah satu lagu favorit saya :).

Just love this part..

..As I, Turn Up The Collar On
My Favourite Winter Coat
This Wind Is Blowin’ My Mind
I See The Kids In The Street,
Without Enough To Eat
Who Am I, To Be Blind?
Pretending Not To See Their Needs..

hiks ๐Ÿ˜ฆ

Goodbye Michael Jackson.

Pengemis-pun harus(nya) bisa melihat keadaan pasar.

Saya sedang perjalanan menuju bengkel,di perjalanan, saya melewati perempatan besar di daerah bekas rusun pulomas.Di situ memang cukup banyak pengemis ditambah bencong pada malam hari.
Tetapi,yang menjadi perhatian saya adalah seorang wanita kemoceng,yaa kira-kira berumur belasan tahun.

Satu hal yang menarik adalah biasanya saat melihat mobil saya, hampir pasti dia melewati-nya karena sudah hampir pasti juga saya tidak memberikan uang,kenapa ?,tentu saja karena kemoceng yang dipakai-nya sangat meragukan,salah-salah yang ada mobil saya lecet2.Tapi ternyata tidak hanya saya yang meragukan bulu2 kemoceng itu,mobil lain pun demikian.Ternyata persepsi “pasar” sudah terbentuk,

“kemoceng yang dipakai oleh para pengemis pasti merusak mobil”

.Walaupun mungkin dia mengganti kemocengnya dengan yang bagus sekalipun,akan sulit,karena persepsi pasar(konsumen) telah tertanam sedemikian kuatnya.Sudah seharusnya dia menyadari bahwa jika dia terus berkemoceng ria,pendapatannya pun tidak akan bertambah,dia harus banting stir ke profesi lain.Pengamen misalnya atau hmm mungkin jika hanya tepuk-tepuk tangan-pun pendapatannya akan lebih stabil.Tapi ya kalau bisa sih,biarpun judulnya pengemis ya niat sedikit toh,ngamen pake gitar yang mumpuni,lagu yang jelas,suara yang ga asal-asalan.Supaya kita yang ngasih ngerasa worth dengan apa yang dia beri.

Nah,pelajaran yang bisa kita ambil adalah sebuah perusahaan sudah seharusnya bisa melihat pangsa pasar yang digeluti,jangan hanya joss aja jual sana jual sini.Terus lakukan survey,ambil feedback dari konsumen(connection),lihat trend yang sedang in,rubah dan perbaiki product menurut hasil survey(change),cermati apa yang kosong di pasar,isi,kalo hoki anda akan menjadi pelopor.Good Luck.

*tadinya saya mau memberi contoh,tapi setelah berpikir agak lama,belum kapasitas saya mangambil contoh dan mengkritik perusahaan yang sudah eksis. ๐Ÿ™‚
-Mobile Blogging

Posted by ShoZu